You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jumlah Penumpang Kereta Ratangga Naik Signifikan
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Jumlah Penumpang Kereta Ratangga Terus Bertambah

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengungkapkan, jumlah penumpang Kereta Ratangga terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Menurutnya, fenomena ini membuktikan mulai banyaknya masyarakat yang telah beralih menggunakan transportasi umum.

Hingga 24 Juli sudah mencapai 94.824 penumpang atau naik sementara sebesar 15,9 persen,

William mengungkapkan, April 2019 jumlah penumpang mencapai 79.644 dan sempat menurun di Mei menjadi 72.695. Kemudian naik signifikan di Juni menjadi 81.816 penumpang.  

"Hingga 24 Juli sudah mencapai 94.824 penumpang atau naik sementara sebesar 15,9 persen dibanding Juni. Persentase tersebut akan terus bertambah," ujarnya di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (25/7).

PT MRT Tandatangani Nota Kesepahaman dengan ITDP

Menurut dia, salah satu faktor naiknya jumlah penumpang ini karena sudah terintegrasinya layanan bus Transjakarta yang menuju langsung ke stasiun MRT sehingga memudahkan warga dalam beraktivitas.  

Selain itu, realisasi pencapaian perjalanan MRT selama 1 hingga 23 Juli mencapai 100 persen yaitu pencapaian ketepatan waktu kedatangan antar stasiun, percepatan waktu tempuh kereta, dan pencapaian waktu berhenti stasiun.

"Seluruh perjalanan kereta lancar. Tidak terkendala suatu apapun," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2061 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye831 personNurito